Selasa, 19 Juli 2011

Awas, Waspadai Ciri-ciri Sindrom Bokong Mati

Ohio, Sindrom bokong mati (dead butt syndrome) atau dikenal dengan nama gluteus medius tendinosis merupakan gejala rasa sakit di sekitar pinggul. Rasa sakit itu timbul karena meradangnya beberapa otot di saraf seputar pantat. Waspadai ciri-cirinya!

Sindrom bokong mati ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa mengganggu aktivitas orang dan rasa sakit yang luar biasa.

Secara teknis sindrom bokong mati adalah suatu peradangan pada urat (tendon) di gluteus medius yang merupakan salah satu dari tiga otot besar untuk membentuk bokong. Cedera ini umumnya menyakitkan dan terasa seperti ada yang menusuk sakit di pinggul.

Ciri-ciri sindrom bokong mati adalah:


  1. Mengalami rasa sakit yang menusuk di pinggul saat berjalan
  2. Rasa sakit di pinggul saat berlari
  3. Tidak bisa duduk lebih dari setengah jam karena timbul rasa sakit

Jika ciri-ciri tersebut berlangsung terus menerus maka ada kemungkinan terjadi gangguan pada otot gluteus medius yang menandakan terjadinya sindrom bokong mati.

"Hampir semua cedera bagian bawah tubuh yang ekstrem, entah melibatkan betis, plantar fascia (jaringan tebal berserat pada telapak kaki yang menghubungkan tumit dan jari-jari kaki) atau iliotibial band (cedera umum di paha akibat berlari, sepeda atau berjalan) akan terkait dengan glumetus medius," ujar Dr Darrin Bright, seorang dokter olahraga dari Riverside Methodist Hospital di Columbus, Ohio, seperti dikutip dari NYTimes, Senin (27/12/2010).

Dr Bright menuturkan dalam waktu 5-10 tahun terakhir, para ahli baru menyadari betapa banyaknya peran penting dari gluteus medius yang berfungsi menstabilkan pinggul dan panggul ketika berlari.

Jika seseorang berpikir panggul sebagai cangkir, maka otot-otot akan melekat disana termasuk tiga otot glutealis dan otot perut yang saling berinteraksi dengan koreografi rumit untuk menjaga bokong tetap tegak selama berjalan atau berlari.

Jika otot-otot ini kuat bokong akan tetap berada di tempatnya tanpa ada rasa sakit. Namun jika ada satu atau lebih otot yang lemah, maka otot-otot kecil di sekitar panggul akan memberikan tekanan untuk menjaganya tetap stabil.

Pada kondisi ini otot akan mengeluarkan cairan atau air mata otot dan peradangan, lalu diikuti oleh jaringan parut di otot. Semakin lama proses ini akan menimbulkan rasa sakit terus menerus, menghambat serat otot, menyebabkan masalah di paha depan, paha belakang, tumit, lutut, betis, pergelangan kaki atau jari-jari kaki, sehingga menjadi seperti mati.

Sekitar 70 persen pasien yang mengalami kondisi sindrom ini melakukan terapi fisik untuk peregangan otot-otot di pinggul, kaki dan memperkuat otot-otot gluteus. Terapi ini diikuti dengan pengurangan jarak tempuh atau intensitas berjalan dan berlari. Selain itu melakukan latihan kekuatan juga bisa membantu mengatasi peradangan dan jaringan parut.

Sedangkan pengobatan lain yang lebih moderen adalah melakukan tenotomy yang menggunakan ultrasound sebagai panduan untuk mengidentifikasi otot mana yang mengalami kelemahan.

(ver/ir)

Sumber : Apasih

Jumat, 15 Juli 2011

Sambal Tumpang

Bahan-bahan :
150 gr tempe semangit
daging sapi (tetelan) secukupnya
5 bh cabai merah
5 bh cabai rawit
2 cm kencur
2 siung bawang putih
4 siung bawang merah
10 buah petai
kerupuk kulit (rambak) secukupnya
2 lbr daun jeruk
2 lbr daun salam
1 cm lengkuas, memarkan
400 ml santan
1 sdt gula pasir ; 3 sdt garam

Cara membuat :
1. Tempe, daging, bawang merah, bawang putih, cabai, daun jeruk, kencur, salam, lengkuas direbus jadi satu.
2. Setelah daging empuk, angkat. Lalu dipotong kecil-kecil.
3. Bahan rebusan lainnya semuanya diulek halus kecuali salam, lengkuas, daging. Masukkan kembali daging yang sudah dipotong2.
4. Semua bahan direbus kembali, beri santan. Setelah mendidih, masukkan petai dan kerupuk kulit. Beri garam dan sedikit gula pasir. Tunggu sampai air tinggal sedikit / agak mengental. Angkat.

Sajikan dengan urapan sayuran dan rempeyek teri atau karak (kerupuk gendar)

Minggu, 10 Juli 2011

Mari Mengenal Sosok Seorang "Ibnu Sina", ialah dokter pertama di dunia yang Juga Seorang Muslim


 
IBNU SINA dokter pertama di dunia

denal juga sebagai Avicenna di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia (sekarang sudah menjadi bagian Uzbekistan). Beliau juga seorang penulis yang produktif dimana sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan pengobatan. Bagi banyak orang, beliau adalah “Bapak Pengobatan Modern” dan masih banyak lagi sebutan baginya yang kebanyakan bersangkutan dengan karya-karyanya di bidang kedokteran. Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad.

Karya Ibnu Sina, fisikawan terbesar Persia abad pertengahan , memainkan peranan penting pada Pembangunan kembali Eropa.
Ibnu Sina, Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā (Persia ابوعلى سينا Abu Ali Sina atau dalam tulisan arab : أبو علي الحسين بن عبد الله بن سينا) sering dilatinkan Ibnu Sina adalah seorang Persia, fisikawan, filosofis, dan ilmuwan yang lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia), dan meninggal pada bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran).

Dia adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar. Banyak diantaranya memusatkan pada filosofi dan kedokteran. Dia dianggap oleh banyak orang sebagai “bapak kedokteran modern.” George Sarton menyebut Ibnu Sina “ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu.” pekerjaannya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine, d**enal juga sebagai sebagai Qanun (judul lengkap: Al-Qanun fi At Tibb).

Awal Kehidupan
Kehidupannyan d**enal lewat sumber – sumber berkuasa. Suatu autobiografi membahas tiga puluh tahun pertama kehidupannya, dan sisanya didokumentasikan oleh muridnya al-Juzajani, yang juga sekretarisnya dan temannya.

Ibnu Sina lahir pada tahun 370 (H) / 980 (M) di rumah ibunya Afshana, sebuah kota kecil sekarang wilayah Uzbekistan (bagian dari Persia). Ayahnya, seorang sarjana terhormat Ismaili, berasal dari Balkh Khorasan, dan pada saat kelahiran putranya dia adalah gubernur suatu daerah di salah satu pemukiman Nuh ibn Mansur, sekarang wilayah Afghanistan (dan juga Persia). Dia menginginkan putranya dididik dengan baik di Bukhara.

Meskipun secara tradisional dipengaruhi oleh cabang Islam Ismaili, pemikiran Ibnu Sina independen dengan memiliki kepintaran dan ingatan luar biasa, yang mengizinkannya menyusul para gurunya pada usia 14 tahun.

Ibn Sina dididik dibawah tanggung jawab seorang guru, dan kepandaiannya segera membuatnya menjadi kekaguman diantara para tetangganya; dia menampilkan suatu pengecualian sikap intellectual dan seorang anak yang luar biasa kepandaiannya / Child prodigy yang telah menghafal Al-Quran pada usia 5 tahun dan juga seorang ahli puisi Persia. Dari seorang pedagan sayur dia mempelajari aritmatika, dan dia memulai untuk belajar yang lain dari seorang sarjana yang memperoleh suatu mata pencaharian dari merawat orang sakit dan mengajar anak muda.

Meskipun bermasalah besar pada masalah – masalah metafisika dan pada beberapa tulisan Aristoteles. Sehingga, untuk satu setengah tahun berikutnya, dia juga mempelajari filosofi, dimana dia menghadapi banyak rintangan. pada beberapa penyelidikan yang membingungkan, dia akan meninggalkan buku – bukunya, mengambil air wudhu, lalu pergi ke masjid, dan terus sholat sampai hidayah menyelesaikan kesulitan – kesulitannya.

Pada larut malam dia akan melanjutkan kegiatan belajarnya, menstimulasi perasaannya dengan kadangkala segelas susu kambing, dan meskipun dalam mimpinya masalah akan mengikutinya dan memberikan solusinya. Empat puluh kali, dikatakan, dia membaca Metaphysics dari Aristoteles, sampai kata – katanya tertulis dalam ingatannya; tetapi artinya tak d**enal, sampai suatu hari mereka menemukan pencerahan, dari uraian singkat oleh Farabi, yang dibelinya di suatu bookstall seharga tiga dirham. Yang sangat mengagumkan adalah kesenangannya pada penemuan, yang dibuat dengan bantuan yang dia harapkan hanya misteri, yang mempercepat untuk berterima kasih kepada Allah SWT, dan memberikan sedekah atas orang miskin.

Dia mempelajari kedokteran pada usia 16, dan tidak hanya belajar teori kedokteran, tetapi melalui pelayanan pada orang sakit, melalui perhitungannya sendiri, menemukan metode – metode baru dari perawatan. Anak muda ini memperoleh predikat sebagai seorang fisikawan pada usia 18 tahun dan menemukan bahwa “Kedokteran tidaklah ilmu yang sulit ataupun menjengkelkan, seperti matematika dan metafisika, sehingga saya cepat memperoleh kemajuan; saya menjadi dokter yang sangat baik dan mulai merawat para pasien, menggunakan obat – obat yang sesuai.” Kemasyuran sang fisikawan muda menyebar dengan cepat, dan dia merawat banyak pasien tanpa meminta bayaran.

Pekerjaan pertamanya menjadi fisikawan untuk emir, yang diobatinya dari suatu penyakit yang berbahaya. Majikan Ibnu Sina memberinya hadiah atas hal tersebut dengan memberinya akses ke perpustakaan raja Samanids, pendukung pendidikan dan ilmu. Ketika perpustakaan dihancurkan oleh api tidak lama kemudian, musuh – musuh Ibnu Sina menuduh din oa yang membakarnya, dengan tujuan untuk menyembunyikan sumber pengetahuannya. Sementara itu, Ibnu Sina membantu ayahnya dalam pekerjaannya, tetapi tetap meluangkan waktu untuk menulis beberapa karya paling awalnya.

Ketika Ibnu Sina berusia 22 tahun, ayahnya meninggal.Samanid dynasty menuju keruntuhannya pada Desember 1004. Ibnu Sina menolak pemberian Mahmud of Ghazni, dan menuju kearah Barat ke Urgench di Uzbekistan modern, dimana vizier, dianggap sebagai teman seperguruan, memberinya gaji kecil bulanan. Tetapi gajinya kecil, sehingga Ibnu Sina mengembara dari satu tempat ke tempat lain melalui distrik Nishapur dan Merv ke perbatasan Khorasan, mencari suatu opening untuk bakat – bakatnya. Shams al-Ma’äli Qäbtis, sang dermawan pengatur Dailam, seorang penyair dan sarjana, yang mana Ibn Sina mengharapkan menemukan tempat berlindung, dimana sekitar tahun (1052) meninggal dibunuh oleh pasukannya yang memberontak.

Ibnu Sina sendiri pada saat itu terkena penyakit yang sangat parah. Akhirnya, di Gorgan, dekat Laut Kaspi, Ibnu Sina bertamu dengan seorang teman, yang membeli sebuah ruman didekat rumahnya sendiri idmana Ibnu Sina belajar logika dan astronomi. Beberapa dari buku panduan Ibnu Sina ditulis untuk orang ini ; dan permulaan dari buku Canon of Medicine juga dikerjakan sewaktu dia tinggal di Hyrcania. 
 
  sumber : Apasih

Senin, 04 Juli 2011

5 Tes Kesehatan yang Penting untuk Wanita

Tak sedikit penyakit yang diam-diam menggerogoti tubuh tanpa pernah menimbulkan gejala. Itu sebabnya pemeriksaan kesehatan penting dilakukan, minimal sekali dalam setahun. Apalagi jika gaya hidup yang dilakoni tergolong tidak sehat.

Berikut adalah jenis-jenis tes kesehatan yang dibutuhkan untuk perempuan.



Mamografi
Bila Anda termasuk orang yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara (punya riwayat keluarga), disarankan untuk melakukan mamografi mulai usia 40 tahun. Selain mamogram, disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan untuk mendeteksi adanya kelainan pada payudara.

Tes tiroid
Kehilangan berat badan meski selera makan meningkat, gelisah, berkeringat, pembengkakan di dasar leher, merupakan gejala penyakit hipertiroidisme. Wanita lebih besar kemungkinan menderita penyakit ini dibanding pria. Hipertiroidisme bisa berakibat serius bila tidak dirawat. Komplikasinya meliputi gangguan jantung. Penyakit ini bisa dideteksi berdasarkan pemeriksaan darah.

Pap smear
Dimulai sejak usia 21 tahun, kecuali Anda sudah pernah berhubungan seksual sebelumnya, setiap wanita dianjurkan untuk melakukan tes pap smear untuk mendeteksi tanda kanker serviks.

Pemeriksaan mata
Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, kunjungi dokter mata untuk pemeriksaan mata setiap tahun. Kaum wanita lebih rentan mengalami gangguan pada mata, seperti sindrom mata kering atau penyakit autoimun yang memengaruhi kesehatan indra penglihatan.

Tes darah
Setelah pemeriksaan darah dasar untuk mengetahui kadar kolesterol di usia 20 tahun, paling tidak ulangi kembali tes ini di usia 40 tahun. Periksalah kadar kolesterol dan gula darah Anda karena risiko penyakit jantung dan diabetes akan meningkat seiring dengan usia.

sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/12/5-tes-kesehatan-penting-untuk-wanita.htm
Sumber : apaasih

Me


Ho ho ho,,,,,

Sabtu, 02 Juli 2011

Taukahkamu Wedang Jahe Bantu Turunkan Berat Badan

Saat musim hujan dan udara dingin, banyak orang suka minum wedang jahe untuk menghangatkan badan. Tak hanya itu, wedang jahe ternyata juga efektif untuk menurunkan berat badan.

Jahe masuk dalam daftar 10 besar makanan penghancur lemak di surat kabar Australia, selain jeruk, berry, alpukat, kacang-kacangan dan ubi jalar.

Jahe adalah 'edible amphetamine' yang dapat meningkatkan metabolisme sebesar 20 persen. Meningkatnya sistem metabolisme tubuh berarti dapat mempercepat proses pencernaan makanan sehingga tidak menyebabkan penumpukan lemak di tubuh.

Dilansir Livestrong, Rabu (19/1/2011), jahe dapat berfungsi melebarkan pembuluh darah dan membakar lebih cepat kalori menjadi panas tubuh dengan cara yang mirip dengan bawang putih, cabai, lada, kayu manis, mustard dan kari.

Selain itu, jahe hanya sedikit mengandung kalori, yaitu sekitar 1 kalori per gram, sehingga tidak akan berkontribusi untuk menaikkan berat badan.

Jahe yang diseduh menjadi teh jahe atau lebih dikenal sebagai wedang jahe, merupakan hidangan yang nikmat untuk dapat menurunkan berat badan.


Ada beberapa cara membuat wedang jahe, pertama dengan memasukkan parutan jahe ke dalam cangkir yang kemudian di seduh dengan air mendidih diatasnya. Cara lain dengan memasukkan irisan atau potongan jahe ke dalam panci berisi dan dididihkan hingga air berubah warna menjadi kuning keemasan.

Tak hanya menurunkan berat badan, jahe juga sudah lama dikenal sangat bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat jahe antara lain:

  1. Meringankan mual, mulas dan diare.
  2. Mengobati radang sendi
  3. Mengobati gangguan pencernaan
  4. Meringankan efek samping kemoterapi
  5. Mencegah pembekuan darah
  6. Menurunkan kolesterol jahat

Inilah Rahasia Kode Pada Resep Dokter


Dokter seringkali memberikan resep dalam format tulisan “ceker ayam”. Dan kalau kita perhatikan seringkali digunakan singkatan latin untuk menuliskan resep seperti : Sig: I tab p.o. b.i.d p.c. yang artinya minum 1 tablet 2x sehari setelah makan. Ada baiknya kita tahu rahasia kode resep ini paling tidak sebagai tindakan preventif kalau dokter salah memberikan resep. Bukankah dokter juga manusia ?


Berikut ini beberapa rahasia tulisan didalam resep dokter :
a.c. : ante coenam : sebelum makan
a.d / AD : aurio dexter : telinga kanan
a.l. : aurio laeva : telinga kiri
a.s. / AS : auris sinister : telinga kiri
a.u. / AU : auris utro : kedua telinga
aa : anna : takaran obat dibawah sama dengan yang diatasnya
ad ad : hingga : sampai
ad. Lib. : ad libitum : digunakan sesuai keinginan (bebas)
alt. die. : alternus die : setiap lain hari
alt. h. : alternus hora : setiap lain jam
amp. : ampule : 1 dosis unit
aq : aqua : air

b.d. : bis die : 2x sehari
b.i.d. : bis in die : 2x sehari
b.i.n. : bis in noctus : 2x semalam
bis : bis : dua kali
bol. : bolus : sebanyak dosis tunggal

cap : capsula : kapsul
cc : cum cibos : dengan makanan
cc : cubic centimetres : sentimeter kubik
comp. : comsitus : diloleskan

d : dies : hari
d.t.d : da tales doses : takaran tertera dalam resep dibagi sejumlah bagian sesuai numero
dieb. alt. : diebus alternis : setiap lain hari
div. : divide : dibagi

emp. : ex modo prescripto : sesuai petunjuk
emul. : emulsio : emulsi
eq. pts. : equalis partis : bagian yang sama
ex aq : ex aqua : dalam air
fl. / fld. : fluida : cairan

g : gram : gram
gr : grain : grain (1 gram=15 grain)
grad. : gradatim : berangsur-angsur
gtt. : gutta : diteteskan
h. / hr. : hora jam
h.s. : hora somni : waktu tidur

i, ii, iii, or iiii : doses : jumlah dosis
I.D. : intra dermal : disuntikkan di bawah kulit
I.M. : intra muscularly : disuntikkan ke dalam otot
I.P : intraperitonial : itu injeksi yang disuntikkan melalui otot rongga perut
I.V. : intravena : injeksi untuk pembuluh balik
inj. : injectio : suntikan
in p. aeq. : dividiatur in partes aequales : dibagi menjadi bagian yg sama

lin : linimentum : digosok
liq : liquor : solution
lot. : lotio : itu obat berbentuk cairan untuk digunakan ke kulit / tidak diminum

m, min. : minimum : minimal
M. : Misce : campur
mane : mane : pagi hari
mcg : microgram mikro gram
mEq : milli equivalent : mili ekuivalen
mg : milligram : mili gram
mist. : mistura : campur
mixt. : mixtura : mixture
ml : millilitter : mili liter

nebul : nebula : semprotan
no. : numero : nomor
nocte : nocte : malam
noct. maneq. : noct maneque : pagi dan malam hari
non rep. : non repetatur : tidak dapat diulang
npo : nill per os : tidak ada yg melalui mulut

o.d / OD : oculus dexter : mata kanan
o.l. : oculus laeva : mata kiri
o.m. : omni mane : pada pagi hari
o.n. : omni nocte : pada malam hari
o.s / OS : oculus sinister : mata kiri
o.u / OU : oculo utro : setiap mata
opth : opthalmic : pada mata
os : ossa : tulang
otic : otical : pada telinga

p.c. : post coenam : setelah makan
p.o. : per os : melalui mulut
p.p.a. : phiala prius agitata : dikocok dahulu
p.r : pro rectum : melalui anus
p.r.n. : pro re nata : sesuai kebutuhan
p.v. : per vaginum : melalui kelamin wanita
per : per : melalui
pil : pilula : pil
pulv. : pulvis : bubuk

q : quaque : setiap
q._h : quaque …. hora : setiap …. jam
q.3h : quaque 3 hora : setiap 3 jam
q.a.d : quaque alternis die : setiap hari yang berbeda
q.d. / QD : quaque die : setiap hari
q.h.s : quaque hora somni : setiap menjelang tidur
q.i.d. : quarter in die : 4x sehari
q.o.d. / QOD : quaque os die : setiap hari yang berbeda
qq. hh. : quaque hora : setiap jam
q.q.h. : quarter quaque hora : setiap 4 jam
q.s. : quantum sufficiat : gunakan secukupnya
qAM : quaque ante meridiem :setiap pagi
ql : quantum libet :sebanyak yang diinginkan
q.p. : quantum placeat : sebanyak yang dianjurkan
qPM : quaque post meridiem : setiap sore
qv : quantum vis : sebanyak

R/ : recipe : ambil
rep. , rept. : repetatur : dapat diulang
Rx : radix : resep
s : sine : tanpa
s.a. : secundum artum : gunakan sesuai pertimbangan
s.i.d : semel in die : sekali sehari
s.o.s. : si opus sit : segera jika dibutuhkan
SC, subc, subq,subcut : sub cutem : disuntikkan di bawah kulit
Sig. / S : signa, signetur : tulis pada label
SL : sub lingualy : di bawah lidah
sol. :solutio : larutan
ss. : semis : setengah / separuh
stat. : statim : segera
supp. : suppositoria : obat yang dimasukkan melalui anus
susp. : suspensio : suspensi (zat / obat padat yang didispersikan ke dalam zat cair)
syr. : syrupus : sirup

t.d.s : ter die sumendum : 3x sehari
t.i.d. : ter in die : 3x sehari
t.i.w. : ter in w : 3x seminggu
tab. : tabella : tablet
tal. : talus : seperti
tbsp. : tablespoon : sendok makan (15 ml)
tr, tinc., tinct. : tincture : larutan dlm alkohol
troche : trochiscus : obat batuk
tsp. : teaspoon : sendok teh (5 ml)

u.d. / ut dict. : ut dictum : sesuai petunjuk
ung. : unguentum : obat salep
vag. : vaginum : alat kelamin wanita